Pasien Rawat Inap di Puskesmas ini Mengaku Terlantar, 4 Hari Belum Diperiksa Dokter

  • Whatsapp

mediapilar.com – Pelayanan kesehatan di sebuah Puskesmas Rawat Inap Sirombu di Nias Selatan sangat memprihatinkan, dimana salah seorang pasien rawat inap terkesan tidak ditangani dengan serius oleh dokter dan kepala puskesmas (Kapus).

“Sudah empat hari saya di puskesmas ini, tapi tidak pernah di periksa oleh dokter, begitu juga kapusnya tidak pernah melihat saya. Dan saya hanya dikasih obat berupa paracetamol, ampicilin dan yang lainnya,” ujar Ama Safa Maruhawa pada Jumat (12/03/2021).

Ama Safa Maruhawa mengakui jika dirinya saat ini tengah menderita penyakit gula. Namun dibiarkan begitu saja dan belum pernah diperiksa oleh dokter puskesmas. Bahkan meski menjalani rawat inap, setiap harinya Ama Safa Maruhawa mengaku hanya makan dari bekal yang diantar oleh pihak keluarganya.

“Saya juga harus menyewa alat pemeriksaan gula darah dan alat kesehatan lainnya dari luar puskesmas, karena alat kesehatan di puskesmas ini berada diruangan dokter yang tertutup,” tuturnya.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Puskesmas Sirombu mengatakan bahwa pihaknya tidak bermaksud menelantarkan pasien tersebut, namun dua dokter yang bertugas dipuskesmas sedang berhalangan dan tidak dapat bertugas seperti biasa.

“Salah satu dokter istrinya sedang melahirkan, sementara dokter lainnya sedang mengikuti pelatihan,” terang Kepala Puskesmas.

Lebih lanjut, Kepala Puskesmas menuturkan bahwa alat tes kesehatan gula tidak ada dipuskesmas rawat inap Sirombu karena sudah habis dan sedang diajukan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat.

Pantauan awak media saat tiba diruangan puskesmas Sirombu, terlihat dua orang PTT dan satu orang pasien yang mengeluhkan kurangnya pelayanan puskesmas.

Terpisah, atas adanya kejadian tersebut, Yumianto Waruwu mengharapkan kepada pemerintah Kabupaten Nias Barat atau dinas terkait agar memberikan berupa teguran kepada oknum kepala puskesmas dan dokter tersebut untuk benar-benar mengabdi sesuai dengan sumpah jabatannya.

“Semoga kedepan masyarakat yang berobat tidak terlantar dan dilayani dengan benar serta difasilitasi dengan obat-obatan dan alat tes kesehatan. Pihak puskesmas juga harus siap siaga dalam melayani pasien, apa lagi saat ini kita tengah dilanda wabah COVID-19,” harap Yumianto Waruwu. (is)

Pos terkait